Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teks Narasi, Struktur Teks, Ciri-ciri, dan contohnya


Teks narasi
adalah sebuah karangan cerita yang menyajikan serangkaian peristiwa kejadian yang disusun secara kronologi sesuai dengan urutan waktunya. Teks narasi merupakan jenis teks yang menceritakan suatu kisah secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu terjadinya suatu peristiwa.

Teks narasi akan diceritakan dengan lengkap dan jelas, sehingga pembaca dapat memahami cerita dengan baik.

Contoh teks narasi, misalnya dongeng, misteri, fiksi ilmiah, mitos atau legenda, kisah dari pengalaman pribadi, dan lain-lain.

Maka dari itu, dalam teks narasi peristiwa yang ditulis bisa benar-benar terjadi atau sebuah khayalan.

Berikut adalah penjelasan tentang unsur-unsur teks narasi:

  • Tema adalah inti dari cerita. Tema dapat berupa nilai moral, sosial, agama, dan lain-lain.
  • Latar adalah tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita.
  • Alur adalah rangkaian peristiwa yang saling berkaitan dan terjadi secara kronologis.
  • Karakter adalah tokoh-tokoh dalam cerita, beserta sifat dan wataknya.
  • Sudut pandang adalah cara penulis menyampaikan cerita. Sudut pandang dapat berupa sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang kedua, atau sudut pandang orang ketiga.

Peristiwa yang ditulis dalam teks narasi dapat berupa peristiwa nyata atau fiktif. Jika peristiwa tersebut nyata, maka teks narasi tersebut disebut teks narasi nonfiksi. Jika peristiwa tersebut fiktif, maka teks narasi tersebut disebut teks narasi fiksi.

Teks narasi fiksi dapat berupa dongeng, misteri, fiksi ilmiah, mitos atau legenda, dan lain-lain. Teks narasi nonfiksi dapat berupa kisah dari pengalaman pribadi, biografi, autobiografi, dan lain-lain.

Ciri-ciri Teks Narasi

  1. Teks ini berfokus pada menceritakan cerita, kisah, atau peristiwa tertentu dengan menggunakan bahasa naratif.
  2. Mempunyai rangkaian peristiwa yang mudah diikuti dari awal hingga akhir cerita.
  3. Terdapat konflik atau peristiwa yang menjadi poin sentral dalam cerita.
  4. Menyertakan berbagai elemen pembentuk, seperti tema, latar belakang, alur cerita, karakter, dan sudut pandang.

Jenis-jenis Teks Narasi:

1. Narasi Informatif
Teks narasi ini digunakan untuk menyajikan informasi yang akurat berdasarkan peristiwa atau kejadian.

2. Narasi Artistik
Jenis narasi artistik adalah karangan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman estetis kepada pembaca dengan menceritakan kisah atau peristiwa. Jenis ini seringkali berbentuk fiksi atau nonfiksi dan menggunakan bahasa figuratif atau kiasan.

3. Narasi Sugestif
Narasi sugestif adalah jenis karangan yang mengisahkan peristiwa atau kisah dengan maksud terselubung kepada pembaca atau pendengarnya.

Struktur Teks Narasi

  1. Orientasi: Bagian ini berisikan waktu, tempat, tokoh, serta watak dari setiap tokohnya dan apa yang sedang terjadi.
  2. Komplikasi: Pada Bagian ini, Penulis akan menceritakan tentang kejadian penting, sebab, dan pemicu yang menimbulkan konflik antar tokoh.
  3. Resolusi: Pada bagian ini, konflik menurun dan dapat diselesaikan.
  4. Reorientasi: Bagian ini berisikan penutup teks yang berisi pesan moral cerita tersebut. Tahap ini enggak wajib dalam sebuah teks narasi.

Contoh teks narasi:

1. Teks Narasi Fiksi (Dongeng):

Pada suatu hari yang cerah di desa kecil, hiduplah seorang anak miskin bernama Ali. Dia tinggal bersama ibunya yang penyabar. Suatu ketika, mereka menemukan lampu ajaib yang bisa mengabulkan tiga permintaan. Ali menggosok lampu itu, dan muncul seorang jin. Ali meminta agar mereka memiliki kekayaan, kesehatan, dan kebahagiaan. Jin itu pun mengabulkan permintaan Ali. Mereka hidup bahagia sepanjang hidup mereka.

2. Teks Narasi Nonfiksi (Kisah Pengalaman Pribadi):

Ketika saya masih muda, saya memiliki kesempatan untuk mengikuti sebuah ekspedisi mendaki gunung bersama teman-teman. Perjalanan itu penuh tantangan dan perjuangan. Kami harus menghadapi cuaca ekstrem, medan yang sulit, dan berbagai kesulitan lainnya. Namun, pada akhirnya, kami berhasil mencapai puncak gunung dan melihat pemandangan yang menakjubkan. Pengalaman itu mengajarkan saya tentang kekuatan tekad dan kerja keras.

3. Teks Narasi Artistik (Cerita Fiksi Ilmiah):

Di tahun 2050, dunia telah berubah secara drastis. Manusia telah berhasil menjalani kehidupan di luar bumi. Sebuah koloni manusia telah didirikan di Mars, dan teknologi canggih mengubah cara kita hidup. Namun, dengan kekuatan teknologi yang begitu besar, juga muncul konflik dan dilema etika yang kompleks. Cerita ini mengungkapkan tantangan dan perubahan dalam eksplorasi luar angkasa.

4. Teks Narasi Sugestif:

Di sebuah desa kecil, ada seorang pria misterius yang selalu tersenyum tulus kepada semua penduduk desa. Dia selalu hadir pada saat-saat yang penuh makna dalam kehidupan mereka, tetapi identitasnya selalu tersembunyi. Penduduk desa menjadi penasaran dan berusaha mengungkap siapa pria itu, tetapi pada akhirnya, mereka menyadari bahwa yang penting bukanlah identitasnya, melainkan pesan-pesan positif yang dia bawa dalam kehidupan mereka.