Di ujung senja,
Aku duduk termenung,
Menantimu datang,
Seperti janjimu dulu.
Namun, engkau tak kunjung datang,
Seiring mentari yang tenggelam,
Penantianku pun menjadi hampa,
Seperti jingga langit yang memudar.
Angin sepoi-sepoi,
Menyusuri rambutku,
Seolah membisikkan,
"Dia mungkin tak akan datang."
Aku pun tersenyum,
Meski hati ini hancur,
Aku akan tetap menunggumu,
Semoga kau datang di lain waktu.