Prompt Untuk Membuat Media Pembelajaran Interaktif di Gemini, Canva, dan Claude
🎮 Game Edukasi & MPI 3D
Prompt Untuk Membuat MPI di Gemini AI, Canva, dan Claude
Salinan utuh dan menyeluruh dua prompt master untuk merancang Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) bergaya animasi 3D sinematik premium lengkap dengan navigasi dan kuis dinamis.
🎯 Daftar Prompt Utuh & Menyeluruh (Prompt 1 & Prompt 2)
1 Prompt 1 (Utuh & Menyeluruh)
PERAN: Bertindaklah sebagai art director film animasi 3D, desainer game edukasi premium, ahli instructional design, dan pengembang Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis Canva. INPUT PENGGUNA Nama guru: [opsional] Jenjang dan kelas: [isi] Mata pelajaran: [isi] Materi: [isi] Sekolah: [opsional] Tentukan sendiri judul, tujuan pembelajaran, submateri, cerita petualangan, karakter, dan aktivitas berdasarkan input pengguna. 1. STANDAR VISUAL WAJIB Gunakan gaya high-end cinematic 3D animated family-film aesthetic, Pixar-inspired, polished 3D cartoon, premium educational adventure game secara konsisten di seluruh presentasi. Standar visual: Karakter 3D lucu, ekspresif, proporsi menarik, mata ekspresif, wajah ramah, dan material permukaan yang realistis. Lingkungan 3D yang kaya detail, memiliki kedalaman, perspektif, foreground, midground, dan background. Pencahayaan sinematik lembut, global illumination, ambient occlusion, volumetric light jika sesuai, bayangan realistis, serta pantulan material yang meyakinkan. Warna cerah, kaya, harmonis, dan memiliki kontras yang terarah; hindari warna datar dan tampilan pucat. Objek dengan volume, tekstur, bevel, material, dan detail yang terlihat nyata. Komposisi visual seperti adegan film animasi atau permainan petualangan kelas premium. Gunakan lingkungan tematik yang imersif, misalnya hutan ajaib, laboratorium futuristik, kerajaan ilmu pengetahuan, dunia bawah laut, atau lingkungan lain yang relevan dengan materi. Pertahankan desain karakter, palet warna, pencahayaan, dan identitas visual yang konsisten pada semua slide. Gunakan rasio presentasi 16:9. LARANGAN VISUAL: Hindari desain template presentasi biasa, ikon datar sebagai visual utama, clipart sederhana, ilustrasi 2D generik, latar putih kosong yang monoton, karakter tanpa detail, komposisi terlalu kosong, terlalu banyak teks, dan tata letak yang terlihat seperti dokumen Word. Setiap slide harus terasa seperti bagian dari satu dunia animasi 3D yang sama. 2. ARSITEKTUR MPI — PERTAHANKAN 9 SLIDE Slide 1 — Cover Sinematik Buat adegan pembuka seperti poster film animasi 3D. Tampilkan karakter utama, lingkungan petualangan yang megah, elemen materi sebagai objek visual, judul besar yang mudah dibaca, dan tombol MULAI PETUALANGAN dengan desain tombol 3D yang menonjol. Slide 2 — Dashboard Dunia Petualangan Buat peta 3D isometrik atau dunia miniatur yang dapat dijelajahi. Setiap lokasi diwakili objek tiga dimensi dengan ikon tematik dan label yang jelas. Sediakan navigasi menuju tujuan, materi, eksplorasi, misi, evaluasi, dan profil. Slide 3 — Tujuan dan Petunjuk Tempatkan tujuan pembelajaran pada panel visual bergaya game, dengan karakter pemandu 3D, ikon tujuan, dan petunjuk singkat. Pertahankan keterbacaan tanpa menghilangkan nuansa petualangan. Slide 4 — Mengenal Konsep Utama Jelaskan konsep inti melalui infografis 3D, objek peraga, diagram, atau adegan visual yang relevan. Gunakan label singkat dan hierarki informasi yang kuat. Slide 5 — Eksplorasi Materi Pertama Tampilkan lingkungan 3D yang menggambarkan bagian pertama materi. Gunakan objek utama berukuran besar, detail visual, contoh konkret, dan panel penjelasan ringkas. Slide 6 — Eksplorasi Materi Kedua Lanjutkan cerita melalui adegan 3D yang berbeda tetapi konsisten. Tampilkan proses, perbandingan, perubahan, atau penerapan konsep sesuai materi. Slide 7 — Misi Interaktif Buat adegan permainan 3D dengan target, objek misi, jalur tantangan, hadiah, dan karakter pemandu. Pilih mekanik permainan yang sesuai, seperti Treasure Hunt, puzzle, mencocokkan, atau mengurutkan. Slide 8 — Evaluasi Gunakan antarmuka kuis bergaya game premium, kartu soal yang rapi, indikator progres, dan ilustrasi pendukung. Sertakan kunci jawaban dan umpan balik dalam rancangan. Jangan mengklaim skor otomatis jika belum diimplementasikan. Slide 9 — Penutup dan Profil Buat adegan akhir sinematik dengan karakter yang merayakan keberhasilan, lingkungan 3D yang menarik, pesan motivasi, identitas pengembang jika tersedia, dan tombol kembali ke menu atau ulangi pembelajaran. 3. ATURAN KOMPOSISI Utamakan visual utama yang besar dan memikat. Tempatkan teks pada panel atau area dengan kontras yang cukup. Batasi teks di layar pada informasi inti. Gunakan tipografi tebal, modern, dan mudah dibaca. Buat tombol tampak menonjol melalui volume, bayangan, bevel, dan kedalaman. Variasikan komposisi antarslide agar tidak monoton. Gunakan close-up, wide shot, sudut kamera rendah, dan perspektif isometrik sesuai kebutuhan. Sisakan ruang untuk teks dan navigasi; jangan biarkan dekorasi mengganggu materi. Jangan menghasilkan teks penting di dalam gambar ilustrasi. Tambahkan judul, label, dan tombol sebagai elemen Canva yang dapat diedit. 4. KONTEN DAN NAVIGASI Setiap slide wajib memiliki judul, materi konkret, visual 3D spesifik, fungsi pembelajaran, dan elemen navigasi yang sesuai. Struktur navigasi: Slide 1 → Slide 2. Slide 2 → Slide 3, 4, 5, 7, 8, dan 9. Slide 3 → Slide 4. Slide 4 → Slide 5. Slide 5 → Slide 6. Slide 6 → Slide 7. Slide 7 → Slide 8. Slide 8 → Slide 9. Slide 9 → Slide 2 atau Slide 1. Sediakan tombol Beranda, Kembali, dan Lanjut secara konsisten. Sesuaikan tujuan tautan dengan nomor slide yang benar. 5. EKSEKUSI Buat presentasi Canva yang konkret, bukan sekadar outline. Prioritaskan kualitas visual premium, konsistensi dunia 3D, kelengkapan materi, keterbacaan, dan navigasi. Jika fitur hyperlink atau interaktivitas tidak diterapkan secara otomatis, jelaskan langkah penerapannya. Jangan mengklaim tombol sudah berfungsi sebelum diuji. PRIORITAS UTAMA: Visual harus terlihat seperti game edukasi petualangan 3D premium, bukan presentasi sekolah biasa yang hanya diberi beberapa ilustrasi.
2 Prompt 2 (Utuh & Menyeluruh)
PERAN Bertindaklah sebagai art director film animasi 3D, desainer game edukasi premium, ahli instructional design, guru profesional, dan pengembang Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis Canva. Tugasmu adalah membuat rancangan MPI yang edukatif, menarik, interaktif, sinematik, dan siap dikembangkan menjadi presentasi Canva dengan navigasi hyperlink. A. INPUT PENGGUNA Nama guru: [opsional] Jenjang dan kelas: [isi] Mata pelajaran: [isi] Materi: [isi] Sekolah: [opsional] Jumlah soal evaluasi: [isi jumlah soal] Jenis soal: [Pilihan Ganda / Benar-Salah / Campuran, opsional] Tingkat kesulitan: [Mudah / Sedang / Sulit / Campuran, opsional] Tentukan sendiri judul, tujuan pembelajaran, submateri, cerita petualangan, karakter, aktivitas, dan tema permainan berdasarkan input. Jika jumlah soal belum diisi, tanyakan jumlah yang diinginkan. Untuk kolom opsional yang kosong, tentukan pilihan yang paling sesuai. Jangan mengarang identitas guru atau sekolah. B. STANDAR VISUAL WAJIB Gunakan gaya high-end cinematic 3D animated family-film aesthetic, Pixar-inspired, polished 3D cartoon, premium educational adventure game secara konsisten di seluruh presentasi. Standar visual: Karakter 3D lucu, ekspresif, proporsional, bermata ekspresif, berwajah ramah, dan memiliki material permukaan realistis. Lingkungan 3D kaya detail, dengan kedalaman dan perspektif foreground, midground, serta background. Pencahayaan sinematik lembut, global illumination, ambient occlusion, volumetric light jika sesuai, bayangan realistis, dan pantulan material meyakinkan. Warna cerah, kaya, harmonis, dengan kontras terarah; hindari warna datar dan pucat. Objek bervolume dengan tekstur, bevel, material, dan detail nyata. Komposisi seperti adegan film animasi atau game petualangan premium. Gunakan lingkungan tematik imersif yang relevan, seperti hutan ajaib, laboratorium futuristik, kerajaan ilmu pengetahuan, atau dunia bawah laut. Pertahankan desain karakter, palet warna, pencahayaan, dan identitas visual pada seluruh slide. Gunakan rasio presentasi 16:9. LARANGAN VISUAL: Hindari template presentasi biasa, ikon datar sebagai visual utama, clipart sederhana, ilustrasi 2D generik, latar putih monoton, karakter tanpa detail, komposisi terlalu kosong, teks berlebihan, dan tata letak seperti dokumen Word. Setiap slide harus terasa sebagai bagian dari satu dunia animasi 3D yang sama. C. CHARACTER CONSISTENCY LOCK Sebelum menyusun slide, tetapkan satu karakter utama melalui Character Reference Sheet yang memuat: Nama dan peran. Bentuk wajah, mata, hidung, mulut, dan ciri khas. Warna kulit atau material tubuh. Gaya dan warna rambut. Pakaian lengkap, sepatu, dan aksesori. Proporsi tubuh, siluet, palet warna, dan gaya rendering 3D. Karakter wajib sama dari slide pertama sampai slide terakhir. Wajah, rambut, pakaian, warna, aksesori, proporsi, dan identitas visual tidak boleh berubah. Pose, ekspresi, aktivitas, serta sudut kamera boleh bervariasi. Gunakan gambar referensi karakter yang sama pada setiap proses pembuatan ilustrasi jika tersedia. Sertakan instruksi konsistensi karakter pada setiap prompt gambar. Jika konsistensi sulit dicapai, gunakan kembali ilustrasi karakter yang sama daripada menciptakan karakter baru. D. ARSITEKTUR MPI UTAMA — 9 SLIDE DASAR Struktur berikut merupakan bagian utama MPI. Pertahankan fungsi dan urutannya, tetapi sesuaikan konten dengan materi pengguna. SLIDE 1 — COVER SINEMATIK Buat pembukaan seperti poster film animasi 3D. Tampilkan judul MPI, tagline petualangan, karakter utama, lingkungan 3D megah, objek yang berkaitan dengan materi, dan tombol 3D [MULAI PETUALANGAN]. SLIDE 2 — DASHBOARD DUNIA PETUALANGAN Buat peta 3D isometrik atau dunia miniatur yang menarik. Setiap lokasi memiliki objek 3D, ikon tematik, dan label yang jelas. Sediakan tombol menuju tujuan, materi, eksplorasi, misi, evaluasi, dan profil. SLIDE 3 — TUJUAN DAN PETUNJUK Tampilkan tujuan pembelajaran yang terukur, manfaat materi, petunjuk penggunaan MPI, serta aturan permainan. Gunakan panel bergaya game, ikon 3D, dan karakter pemandu. SLIDE 4 — MENGENAL KONSEP UTAMA Jelaskan konsep inti, pengertian, prinsip, atau klasifikasi materi menggunakan infografis 3D, diagram, objek peraga, dan contoh konkret. SLIDE 5 — EKSPLORASI MATERI PERTAMA Bahas submateri pertama dengan ilustrasi 3D, objek utama yang menonjol, contoh konkret, dan panel penjelasan ringkas. SLIDE 6 — EKSPLORASI MATERI KEDUA Lanjutkan materi dengan adegan 3D berbeda tetapi konsisten. Tampilkan proses, perbandingan, perubahan, atau penerapan konsep sesuai topik. SLIDE 7 — MISI INTERAKTIF Buat permainan edukatif 3D, seperti Treasure Hunt, puzzle, mencocokkan, mengurutkan, atau memecahkan masalah. Sertakan instruksi, target, tantangan, karakter pemandu, penghargaan, dan umpan balik. SLIDE 8 — EVALUASI INTERAKTIF Jadikan bagian ini sebagai awal rangkaian kuis dinamis. Jangan menampilkan seluruh soal pada satu slide. Setiap soal harus mempunyai slide tersendiri sesuai jumlah yang diminta pengguna. SLIDE 9 — PENUTUP DAN PROFIL PENGEMBANG Buat adegan akhir sinematik dengan karakter utama yang sama, pesan motivasi, identitas guru dan sekolah jika tersedia, serta tombol kembali ke menu atau mengulang pembelajaran. Slide 9 dasar tidak harus menjadi slide terakhir secara numerik. Jika kuis menghasilkan banyak slide tambahan, letakkan rangkaian kuis sebelum slide penutup dan perbarui seluruh nomor serta hyperlink secara otomatis. E. SISTEM KUIS DINAMIS — JUMLAH SOAL DITENTUKAN PENGGUNA Jumlah soal mengikuti input pengguna. Jangan menetapkan jumlah slide kuis sebelum mengetahui jumlah soal. 1. ATURAN SOAL Setiap soal wajib berada pada satu slide tersendiri. Setiap slide soal harus memuat: Nomor soal dan indikator progres. Satu pertanyaan yang jelas. Pilihan jawaban sesuai jenis soal. Ilustrasi 3D relevan jika diperlukan. Karakter utama yang konsisten. Tombol jawaban yang dapat diberi hyperlink. Dilarang menggabungkan beberapa soal dalam satu slide. Jangan menampilkan kunci jawaban pada slide soal. 2. SLIDE RESPONS JAWABAN BENAR Buat slide khusus dengan: Karakter utama berekspresi gembira atau berpose kemenangan. Efek visual 3D seperti bintang, cahaya, atau hadiah. Pesan: “Hebat! Jawaban kamu benar. Teruskan petualanganmu!” Penjelasan singkat mengapa jawaban benar. Tombol [LANJUT] menuju soal berikutnya. Untuk soal terakhir, tombol menuju hasil akhir atau penutup. 3. SLIDE RESPONS JAWABAN SALAH Buat slide khusus dengan: Karakter utama berekspresi ramah dan menyemangati. Visual 3D yang menarik tanpa mempermalukan peserta didik. Pesan: “Belum tepat, ayo coba lagi! Kamu pasti bisa!” Petunjuk singkat tanpa langsung membocorkan jawaban. Tombol [COBA LAGI] kembali ke soal yang sedang dikerjakan. 4. STRUKTUR HYPERLINK SETIAP SOAL Untuk setiap soal: Pilihan benar → slide Respons Benar yang sesuai. Pilihan salah → slide Respons Salah yang sesuai. LANJUT → soal berikutnya. COBA LAGI → soal yang sama. Soal terakhir → hasil evaluasi atau penutup. Jika beberapa pilihan salah, semuanya boleh diarahkan ke satu slide Respons Salah untuk soal tersebut. Gunakan slide respons bersama hanya jika navigasinya tetap benar dan pembahasannya sesuai. Jika hyperlink biasa tidak dapat mengarahkan pengguna secara dinamis ke soal yang tepat, buat slide respons khusus untuk setiap soal. 5. HASIL EVALUASI Setelah semua soal selesai, buat halaman hasil yang memuat: Pesan penyelesaian. Ringkasan penguasaan materi jika didukung mekanisme penilaian. Rekomendasi materi untuk dipelajari ulang. Tombol [KEMBALI KE MENU]. Tombol [ULANGI KUIS] jika sesuai. Jangan mengklaim skor otomatis, penyimpanan jawaban, atau analisis miskonsepsi jika mekanismenya belum diimplementasikan. F. PERHITUNGAN SLIDE OTOMATIS Hitung seluruh kebutuhan slide berdasarkan jumlah soal dan struktur respons yang dipilih. Gunakan rumus: Total slide MPI = slide utama + slide soal + slide respons benar + slide respons salah + slide hasil jika diperlukan. Slide respons benar dan salah dapat digunakan bersama jika secara teknis navigasinya tetap benar. Jika tidak, buat respons khusus untuk setiap soal. Sebelum menghasilkan rancangan final: Tentukan jumlah soal sesuai input. Tentukan struktur respons yang paling sesuai. Hitung total slide. Nomori seluruh slide secara berurutan. Sesuaikan posisi penutup dan profil. Perbarui semua tombol dan tujuan hyperlink. Pastikan tidak ada nomor slide yang hilang, ganda, atau salah tujuan. Jangan memaksakan jumlah slide kuis yang tetap. Jumlah slide harus berkembang sesuai kebutuhan pembelajaran dan jumlah soal. G. ATURAN KOMPOSISI DAN KONTEN Setiap slide memiliki judul, konten konkret, visual 3D spesifik, fungsi pembelajaran, dan navigasi yang sesuai. Utamakan visual utama yang besar dan memikat. Batasi teks pada informasi inti. Gunakan tipografi tebal, modern, dan mudah dibaca. Tempatkan teks pada panel dengan kontras yang cukup. Buat tombol tampak menonjol melalui volume, bayangan, bevel, dan kedalaman. Variasikan wide shot, close-up, sudut kamera rendah, dan perspektif isometrik. Sisakan ruang untuk teks dan navigasi. Jangan memasukkan teks panjang, tombol fungsional, atau hyperlink ke dalam gambar ilustrasi. Tambahkan elemen tersebut secara terpisah di Canva. Pastikan materi akurat dan sesuai jenjang, serta tujuan, materi, aktivitas, dan evaluasi saling berkaitan. H. PROMPT ILUSTRASI Buat prompt ilustrasi khusus untuk setiap slide yang membutuhkan visual. Jelaskan subjek, aktivitas, lingkungan, komposisi, sudut kamera, pencahayaan, material, warna, ruang teks, rasio 16:9, dan instruksi konsistensi karakter. Gunakan gambar referensi karakter yang sama jika tersedia. Pertahankan kualitas visual premium pada slide materi, soal, respons benar, respons salah, hasil evaluasi, dan penutup. I. NAVIGASI DAN IMPLEMENTASI CANVA Buat tabel pemetaan hyperlink dengan kolom: Nomor slide. Nama slide. Tombol atau pilihan jawaban. Tujuan hyperlink. Fungsi navigasi. Sediakan tombol Beranda, Kembali, Lanjut, Mulai, Coba Lagi, dan Selesai sesuai kebutuhan. Jelaskan cara menerapkan hyperlink di Canva jika belum diterapkan otomatis. Bedakan tombol yang baru didesain dari hyperlink yang benar-benar berfungsi. Jangan mengklaim navigasi telah berhasil sebelum diuji. Jika fitur tertentu membutuhkan Canva Code atau integrasi eksternal, jelaskan kebutuhan dan alternatif manualnya secara jujur. J. QUALITY CONTROL Sebelum menyelesaikan hasil, pastikan: Jumlah slide utama sesuai arsitektur dasar. Jumlah soal tepat sesuai input pengguna. Setiap soal berada pada slide tersendiri. Setiap soal memiliki jalur jawaban benar dan salah. Tombol LANJUT dan COBA LAGI menuju slide yang benar. Total slide dan penomoran sudah dihitung ulang. Karakter, wajah, pakaian, proporsi, dan gaya rendering konsisten. Visual 3D premium dan komposisi tidak monoton. Materi akurat dan sesuai jenjang. Kunci jawaban, pembahasan, dan umpan balik tersedia. Identitas yang tidak diberikan menggunakan placeholder. Fitur teknis tidak diklaim berfungsi sebelum diterapkan dan diuji. K. FORMAT OUTPUT WAJIB Sajikan hasil dalam urutan: Konsep dan tujuan MPI. Character Reference Sheet. Rancangan slide utama. Rancangan setiap slide soal. Rancangan respons benar dan salah. Hasil evaluasi. Prompt ilustrasi untuk setiap slide yang membutuhkan visual. Peta navigasi hyperlink lengkap. Perhitungan total slide. Panduan implementasi Canva. Checklist pengujian akhir. Jangan hanya memberikan outline. Tuliskan konten konkret, pertanyaan lengkap, pilihan jawaban, kunci, pembahasan, pesan respons, spesifikasi visual, dan tujuan setiap hyperlink
💡 Cara Menggunakan: Klik tombol Salin Prompt 1 atau Salin Prompt 2 di atas, ganti bagian dalam kurung siku [isi] sesuai mata pelajaran dan materi Anda, lalu tempelkan ke Gemini AI, Canva, atau Claude.
📋 Salinan Utuh Keseluruhan (Prompt 1 & Prompt 2 Sekaligus)
Prompt 1 PERAN: Bertindaklah sebagai art director film animasi 3D, desainer game edukasi premium, ahli instructional design, dan pengembang Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis Canva. INPUT PENGGUNA Nama guru: [opsional] Jenjang dan kelas: [isi] Mata pelajaran: [isi] Materi: [isi] Sekolah: [opsional] Tentukan sendiri judul, tujuan pembelajaran, submateri, cerita petualangan, karakter, dan aktivitas berdasarkan input pengguna. 1. STANDAR VISUAL WAJIB Gunakan gaya high-end cinematic 3D animated family-film aesthetic, Pixar-inspired, polished 3D cartoon, premium educational adventure game secara konsisten di seluruh presentasi. Standar visual: Karakter 3D lucu, ekspresif, proporsi menarik, mata ekspresif, wajah ramah, dan material permukaan yang realistis. Lingkungan 3D yang kaya detail, memiliki kedalaman, perspektif, foreground, midground, dan background. Pencahayaan sinematik lembut, global illumination, ambient occlusion, volumetric light jika sesuai, bayangan realistis, serta pantulan material yang meyakinkan. Warna cerah, kaya, harmonis, dan memiliki kontras yang terarah; hindari warna datar dan tampilan pucat. Objek dengan volume, tekstur, bevel, material, dan detail yang terlihat nyata. Komposisi visual seperti adegan film animasi atau permainan petualangan kelas premium. Gunakan lingkungan tematik yang imersif, misalnya hutan ajaib, laboratorium futuristik, kerajaan ilmu pengetahuan, dunia bawah laut, atau lingkungan lain yang relevan dengan materi. Pertahankan desain karakter, palet warna, pencahayaan, dan identitas visual yang konsisten pada semua slide. Gunakan rasio presentasi 16:9. LARANGAN VISUAL: Hindari desain template presentasi biasa, ikon datar sebagai visual utama, clipart sederhana, ilustrasi 2D generik, latar putih kosong yang monoton, karakter tanpa detail, komposisi terlalu kosong, terlalu banyak teks, dan tata letak yang terlihat seperti dokumen Word. Setiap slide harus terasa seperti bagian dari satu dunia animasi 3D yang sama. 2. ARSITEKTUR MPI — PERTAHANKAN 9 SLIDE Slide 1 — Cover Sinematik Buat adegan pembuka seperti poster film animasi 3D. Tampilkan karakter utama, lingkungan petualangan yang megah, elemen materi sebagai objek visual, judul besar yang mudah dibaca, dan tombol MULAI PETUALANGAN dengan desain tombol 3D yang menonjol. Slide 2 — Dashboard Dunia Petualangan Buat peta 3D isometrik atau dunia miniatur yang dapat dijelajahi. Setiap lokasi diwakili objek tiga dimensi dengan ikon tematik dan label yang jelas. Sediakan navigasi menuju tujuan, materi, eksplorasi, misi, evaluasi, dan profil. Slide 3 — Tujuan dan Petunjuk Tempatkan tujuan pembelajaran pada panel visual bergaya game, dengan karakter pemandu 3D, ikon tujuan, dan petunjuk singkat. Pertahankan keterbacaan tanpa menghilangkan nuansa petualangan. Slide 4 — Mengenal Konsep Utama Jelaskan konsep inti melalui infografis 3D, objek peraga, diagram, atau adegan visual yang relevan. Gunakan label singkat dan hierarki informasi yang kuat. Slide 5 — Eksplorasi Materi Pertama Tampilkan lingkungan 3D yang menggambarkan bagian pertama materi. Gunakan objek utama berukuran besar, detail visual, contoh konkret, dan panel penjelasan ringkas. Slide 6 — Eksplorasi Materi Kedua Lanjutkan cerita melalui adegan 3D yang berbeda tetapi konsisten. Tampilkan proses, perbandingan, perubahan, atau penerapan konsep sesuai materi. Slide 7 — Misi Interaktif Buat adegan permainan 3D dengan target, objek misi, jalur tantangan, hadiah, dan karakter pemandu. Pilih mekanik permainan yang sesuai, seperti Treasure Hunt, puzzle, mencocokkan, atau mengurutkan. Slide 8 — Evaluasi Gunakan antarmuka kuis bergaya game premium, kartu soal yang rapi, indikator progres, dan ilustrasi pendukung. Sertakan kunci jawaban dan umpan balik dalam rancangan. Jangan mengklaim skor otomatis jika belum diimplementasikan. Slide 9 — Penutup dan Profil Buat adegan akhir sinematik dengan karakter yang merayakan keberhasilan, lingkungan 3D yang menarik, pesan motivasi, identitas pengembang jika tersedia, dan tombol kembali ke menu atau ulangi pembelajaran. 3. ATURAN KOMPOSISI Utamakan visual utama yang besar dan memikat. Tempatkan teks pada panel atau area dengan kontras yang cukup. Batasi teks di layar pada informasi inti. Gunakan tipografi tebal, modern, dan mudah dibaca. Buat tombol tampak menonjol melalui volume, bayangan, bevel, dan kedalaman. Variasikan komposisi antarslide agar tidak monoton. Gunakan close-up, wide shot, sudut kamera rendah, dan perspektif isometrik sesuai kebutuhan. Sisakan ruang untuk teks dan navigasi; jangan biarkan dekorasi mengganggu materi. Jangan menghasilkan teks penting di dalam gambar ilustrasi. Tambahkan judul, label, dan tombol sebagai elemen Canva yang dapat diedit. 4. KONTEN DAN NAVIGASI Setiap slide wajib memiliki judul, materi konkret, visual 3D spesifik, fungsi pembelajaran, dan elemen navigasi yang sesuai. Struktur navigasi: Slide 1 → Slide 2. Slide 2 → Slide 3, 4, 5, 7, 8, dan 9. Slide 3 → Slide 4. Slide 4 → Slide 5. Slide 5 → Slide 6. Slide 6 → Slide 7. Slide 7 → Slide 8. Slide 8 → Slide 9. Slide 9 → Slide 2 atau Slide 1. Sediakan tombol Beranda, Kembali, dan Lanjut secara konsisten. Sesuaikan tujuan tautan dengan nomor slide yang benar. 5. EKSEKUSI Buat presentasi Canva yang konkret, bukan sekadar outline. Prioritaskan kualitas visual premium, konsistensi dunia 3D, kelengkapan materi, keterbacaan, dan navigasi. Jika fitur hyperlink atau interaktivitas tidak diterapkan secara otomatis, jelaskan langkah penerapannya. Jangan mengklaim tombol sudah berfungsi sebelum diuji. PRIORITAS UTAMA: Visual harus terlihat seperti game edukasi petualangan 3D premium, bukan presentasi sekolah biasa yang hanya diberi beberapa ilustrasi. Prompt 2 PERAN Bertindaklah sebagai art director film animasi 3D, desainer game edukasi premium, ahli instructional design, guru profesional, dan pengembang Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis Canva. Tugasmu adalah membuat rancangan MPI yang edukatif, menarik, interaktif, sinematik, dan siap dikembangkan menjadi presentasi Canva dengan navigasi hyperlink. A. INPUT PENGGUNA Nama guru: [opsional] Jenjang dan kelas: [isi] Mata pelajaran: [isi] Materi: [isi] Sekolah: [opsional] Jumlah soal evaluasi: [isi jumlah soal] Jenis soal: [Pilihan Ganda / Benar-Salah / Campuran, opsional] Tingkat kesulitan: [Mudah / Sedang / Sulit / Campuran, opsional] Tentukan sendiri judul, tujuan pembelajaran, submateri, cerita petualangan, karakter, aktivitas, dan tema permainan berdasarkan input. Jika jumlah soal belum diisi, tanyakan jumlah yang diinginkan. Untuk kolom opsional yang kosong, tentukan pilihan yang paling sesuai. Jangan mengarang identitas guru atau sekolah. B. STANDAR VISUAL WAJIB Gunakan gaya high-end cinematic 3D animated family-film aesthetic, Pixar-inspired, polished 3D cartoon, premium educational adventure game secara konsisten di seluruh presentasi. Standar visual: Karakter 3D lucu, ekspresif, proporsional, bermata ekspresif, berwajah ramah, dan memiliki material permukaan realistis. Lingkungan 3D kaya detail, dengan kedalaman dan perspektif foreground, midground, serta background. Pencahayaan sinematik lembut, global illumination, ambient occlusion, volumetric light jika sesuai, bayangan realistis, dan pantulan material meyakinkan. Warna cerah, kaya, harmonis, dengan kontras terarah; hindari warna datar dan pucat. Objek bervolume dengan tekstur, bevel, material, dan detail nyata. Komposisi seperti adegan film animasi atau game petualangan premium. Gunakan lingkungan tematik imersif yang relevan, seperti hutan ajaib, laboratorium futuristik, kerajaan ilmu pengetahuan, atau dunia bawah laut. Pertahankan desain karakter, palet warna, pencahayaan, dan identitas visual pada seluruh slide. Gunakan rasio presentasi 16:9. LARANGAN VISUAL: Hindari template presentasi biasa, ikon datar sebagai visual utama, clipart sederhana, ilustrasi 2D generik, latar putih monoton, karakter tanpa detail, komposisi terlalu kosong, teks berlebihan, dan tata letak seperti dokumen Word. Setiap slide harus terasa sebagai bagian dari satu dunia animasi 3D yang sama. C. CHARACTER CONSISTENCY LOCK Sebelum menyusun slide, tetapkan satu karakter utama melalui Character Reference Sheet yang memuat: Nama dan peran. Bentuk wajah, mata, hidung, mulut, dan ciri khas. Warna kulit atau material tubuh. Gaya dan warna rambut. Pakaian lengkap, sepatu, dan aksesori. Proporsi tubuh, siluet, palet warna, dan gaya rendering 3D. Karakter wajib sama dari slide pertama sampai slide terakhir. Wajah, rambut, pakaian, warna, aksesori, proporsi, dan identitas visual tidak boleh berubah. Pose, ekspresi, aktivitas, serta sudut kamera boleh bervariasi. Gunakan gambar referensi karakter yang sama pada setiap proses pembuatan ilustrasi jika tersedia. Sertakan instruksi konsistensi karakter pada setiap prompt gambar. Jika konsistensi sulit dicapai, gunakan kembali ilustrasi karakter yang sama daripada menciptakan karakter baru. D. ARSITEKTUR MPI UTAMA — 9 SLIDE DASAR Struktur berikut merupakan bagian utama MPI. Pertahankan fungsi dan urutannya, tetapi sesuaikan konten dengan materi pengguna. SLIDE 1 — COVER SINEMATIK Buat pembukaan seperti poster film animasi 3D. Tampilkan judul MPI, tagline petualangan, karakter utama, lingkungan 3D megah, objek yang berkaitan dengan materi, dan tombol 3D [MULAI PETUALANGAN]. SLIDE 2 — DASHBOARD DUNIA PETUALANGAN Buat peta 3D isometrik atau dunia miniatur yang menarik. Setiap lokasi memiliki objek 3D, ikon tematik, dan label yang jelas. Sediakan tombol menuju tujuan, materi, eksplorasi, misi, evaluasi, dan profil. SLIDE 3 — TUJUAN DAN PETUNJUK Tampilkan tujuan pembelajaran yang terukur, manfaat materi, petunjuk penggunaan MPI, serta aturan permainan. Gunakan panel bergaya game, ikon 3D, dan karakter pemandu. SLIDE 4 — MENGENAL KONSEP UTAMA Jelaskan konsep inti, pengertian, prinsip, atau klasifikasi materi menggunakan infografis 3D, diagram, objek peraga, dan contoh konkret. SLIDE 5 — EKSPLORASI MATERI PERTAMA Bahas submateri pertama dengan ilustrasi 3D, objek utama yang menonjol, contoh konkret, dan panel penjelasan ringkas. SLIDE 6 — EKSPLORASI MATERI KEDUA Lanjutkan materi dengan adegan 3D berbeda tetapi konsisten. Tampilkan proses, perbandingan, perubahan, atau penerapan konsep sesuai topik. SLIDE 7 — MISI INTERAKTIF Buat permainan edukatif 3D, seperti Treasure Hunt, puzzle, mencocokkan, mengurutkan, atau memecahkan masalah. Sertakan instruksi, target, tantangan, karakter pemandu, penghargaan, dan umpan balik. SLIDE 8 — EVALUASI INTERAKTIF Jadikan bagian ini sebagai awal rangkaian kuis dinamis. Jangan menampilkan seluruh soal pada satu slide. Setiap soal harus mempunyai slide tersendiri sesuai jumlah yang diminta pengguna. SLIDE 9 — PENUTUP DAN PROFIL PENGEMBANG Buat adegan akhir sinematik dengan karakter utama yang sama, pesan motivasi, identitas guru dan sekolah jika tersedia, serta tombol kembali ke menu atau mengulang pembelajaran. Slide 9 dasar tidak harus menjadi slide terakhir secara numerik. Jika kuis menghasilkan banyak slide tambahan, letakkan rangkaian kuis sebelum slide penutup dan perbarui seluruh nomor serta hyperlink secara otomatis. E. SISTEM KUIS DINAMIS — JUMLAH SOAL DITENTUKAN PENGGUNA Jumlah soal mengikuti input pengguna. Jangan menetapkan jumlah slide kuis sebelum mengetahui jumlah soal. 1. ATURAN SOAL Setiap soal wajib berada pada satu slide tersendiri. Setiap slide soal harus memuat: Nomor soal dan indikator progres. Satu pertanyaan yang jelas. Pilihan jawaban sesuai jenis soal. Ilustrasi 3D relevan jika diperlukan. Karakter utama yang konsisten. Tombol jawaban yang dapat diberi hyperlink. Dilarang menggabungkan beberapa soal dalam satu slide. Jangan menampilkan kunci jawaban pada slide soal. 2. SLIDE RESPONS JAWABAN BENAR Buat slide khusus dengan: Karakter utama berekspresi gembira atau berpose kemenangan. Efek visual 3D seperti bintang, cahaya, atau hadiah. Pesan: “Hebat! Jawaban kamu benar. Teruskan petualanganmu!” Penjelasan singkat mengapa jawaban benar. Tombol [LANJUT] menuju soal berikutnya. Untuk soal terakhir, tombol menuju hasil akhir atau penutup. 3. SLIDE RESPONS JAWABAN SALAH Buat slide khusus dengan: Karakter utama berekspresi ramah dan menyemangati. Visual 3D yang menarik tanpa mempermalukan peserta didik. Pesan: “Belum tepat, ayo coba lagi! Kamu pasti bisa!” Petunjuk singkat tanpa langsung membocorkan jawaban. Tombol [COBA LAGI] kembali ke soal yang sedang dikerjakan. 4. STRUKTUR HYPERLINK SETIAP SOAL Untuk setiap soal: Pilihan benar → slide Respons Benar yang sesuai. Pilihan salah → slide Respons Salah yang sesuai. LANJUT → soal berikutnya. COBA LAGI → soal yang sama. Soal terakhir → hasil evaluasi atau penutup. Jika beberapa pilihan salah, semuanya boleh diarahkan ke satu slide Respons Salah untuk soal tersebut. Gunakan slide respons bersama hanya jika navigasinya tetap benar dan pembahasannya sesuai. Jika hyperlink biasa tidak dapat mengarahkan pengguna secara dinamis ke soal yang tepat, buat slide respons khusus untuk setiap soal. 5. HASIL EVALUASI Setelah semua soal selesai, buat halaman hasil yang memuat: Pesan penyelesaian. Ringkasan penguasaan materi jika didukung mekanisme penilaian. Rekomendasi materi untuk dipelajari ulang. Tombol [KEMBALI KE MENU]. Tombol [ULANGI KUIS] jika sesuai. Jangan mengklaim skor otomatis, penyimpanan jawaban, atau analisis miskonsepsi jika mekanismenya belum diimplementasikan. F. PERHITUNGAN SLIDE OTOMATIS Hitung seluruh kebutuhan slide berdasarkan jumlah soal dan struktur respons yang dipilih. Gunakan rumus: Total slide MPI = slide utama + slide soal + slide respons benar + slide respons salah + slide hasil jika diperlukan. Slide respons benar dan salah dapat digunakan bersama jika secara teknis navigasinya tetap benar. Jika tidak, buat respons khusus untuk setiap soal. Sebelum menghasilkan rancangan final: Tentukan jumlah soal sesuai input. Tentukan struktur respons yang paling sesuai. Hitung total slide. Nomori seluruh slide secara berurutan. Sesuaikan posisi penutup dan profil. Perbarui semua tombol dan tujuan hyperlink. Pastikan tidak ada nomor slide yang hilang, ganda, atau salah tujuan. Jangan memaksakan jumlah slide kuis yang tetap. Jumlah slide harus berkembang sesuai kebutuhan pembelajaran dan jumlah soal. G. ATURAN KOMPOSISI DAN KONTEN Setiap slide memiliki judul, konten konkret, visual 3D spesifik, fungsi pembelajaran, dan navigasi yang sesuai. Utamakan visual utama yang besar dan memikat. Batasi teks pada informasi inti. Gunakan tipografi tebal, modern, dan mudah dibaca. Tempatkan teks pada panel dengan kontras yang cukup. Buat tombol tampak menonjol melalui volume, bayangan, bevel, dan kedalaman. Variasikan wide shot, close-up, sudut kamera rendah, dan perspektif isometrik. Sisakan ruang untuk teks dan navigasi. Jangan memasukkan teks panjang, tombol fungsional, atau hyperlink ke dalam gambar ilustrasi. Tambahkan elemen tersebut secara terpisah di Canva. Pastikan materi akurat dan sesuai jenjang, serta tujuan, materi, aktivitas, dan evaluasi saling berkaitan. H. PROMPT ILUSTRASI Buat prompt ilustrasi khusus untuk setiap slide yang membutuhkan visual. Jelaskan subjek, aktivitas, lingkungan, komposisi, sudut kamera, pencahayaan, material, warna, ruang teks, rasio 16:9, dan instruksi konsistensi karakter. Gunakan gambar referensi karakter yang sama jika tersedia. Pertahankan kualitas visual premium pada slide materi, soal, respons benar, respons salah, hasil evaluasi, dan penutup. I. NAVIGASI DAN IMPLEMENTASI CANVA Buat tabel pemetaan hyperlink dengan kolom: Nomor slide. Nama slide. Tombol atau pilihan jawaban. Tujuan hyperlink. Fungsi navigasi. Sediakan tombol Beranda, Kembali, Lanjut, Mulai, Coba Lagi, dan Selesai sesuai kebutuhan. Jelaskan cara menerapkan hyperlink di Canva jika belum diterapkan otomatis. Bedakan tombol yang baru didesain dari hyperlink yang benar-benar berfungsi. Jangan mengklaim navigasi telah berhasil sebelum diuji. Jika fitur tertentu membutuhkan Canva Code atau integrasi eksternal, jelaskan kebutuhan dan alternatif manualnya secara jujur. J. QUALITY CONTROL Sebelum menyelesaikan hasil, pastikan: Jumlah slide utama sesuai arsitektur dasar. Jumlah soal tepat sesuai input pengguna. Setiap soal berada pada slide tersendiri. Setiap soal memiliki jalur jawaban benar dan salah. Tombol LANJUT dan COBA LAGI menuju slide yang benar. Total slide dan penomoran sudah dihitung ulang. Karakter, wajah, pakaian, proporsi, dan gaya rendering konsisten. Visual 3D premium dan komposisi tidak monoton. Materi akurat dan sesuai jenjang. Kunci jawaban, pembahasan, dan umpan balik tersedia. Identitas yang tidak diberikan menggunakan placeholder. Fitur teknis tidak diklaim berfungsi sebelum diterapkan dan diuji. K. FORMAT OUTPUT WAJIB Sajikan hasil dalam urutan: Konsep dan tujuan MPI. Character Reference Sheet. Rancangan slide utama. Rancangan setiap slide soal. Rancangan respons benar dan salah. Hasil evaluasi. Prompt ilustrasi untuk setiap slide yang membutuhkan visual. Peta navigasi hyperlink lengkap. Perhitungan total slide. Panduan implementasi Canva. Checklist pengujian akhir. Jangan hanya memberikan outline. Tuliskan konten konkret, pertanyaan lengkap, pilihan jawaban, kunci, pembahasan, pesan respons, spesifikasi visual, dan tujuan setiap hyperlink
